Wah Ternyata Wanita Merupakan Pemakai Terbanyak Alat Bantu Seks, Kenapa?


Sebagaimana juga kamu pria, wanitapun sebenarnya memiliki hasrat kebutuhan seksual yang sama. Disaat keterbukaan dan era kebebasan yang semakin bebas saat ini banyak terjadi pergeseran yaitu hal yang selama ini dianggap tabu dan aneh dilakukan wanita menjadi hal yang dianggap manusiawi dan normal. Begitupun masalah seksual yang dimasa masa lalu seakan hanya pantas untuk didominasi kaum pria sebagai subyeknya maka kaum wanitapun kini ingin memiliki hak yang setara.

Akankah trend pemakaian alat bantu seks di luar negeri oleh para wanita akan sama keadaannya disini
Akankah trend pemakaian alat bantu seks di luar negeri oleh para wanita akan sama keadaannya disini

Alat bantu seks kini beredar bebas dan mudah didapat. Banyak pria maupun wanita menggunakan alat ini sebagai cara praktis mencapai kepuasan seksual tanpa harus berhubungan badan. Penggemar mayoritas perempuan. Penjualan alat bantu seks dan obat kuat dapat dijumpai di hampir di setiap wilayah di ibukota ini. Misalnya, di Jalan Gajah Mada sampai Glodok, Jalan Mangga Besar (Jakarta Barat), Jalan Kebayoran Lama (Jakarta Selatan), Jatinegara (Jakarta Timur), Tanjung Priok (Jakarta Utara), dan Jalan Kramat Raya (Jakarta Pusat). Umumnya, berdagang malam hingga pagi hari.

Pengakuan penjual,  penggemar alat bantu seks umumnya ibu-ibu, tapi banyak juga wanita muda. Sedangkan obat kuat, mayoritas yang membeli laki-laki, tua ataupun muda.  Menurut Andrie yang mangkal di daerah Glodok Kota, saat ini banyak kaum wanita baik tante-tante, mahasiswi dan wanita malam memburu alat bantu seks. Pelanggannya hampir 90 persen orang kaya karena harganya antara Rp350 ribu hingga Rp1,5 juta. Tergantung jenis alatnya. “Yang beli kebanyakan orang bermobil. Biasanya mereka beli jam-jam tertentu. Yang jelas di atas jam 02:00 hingga pukul 04:00,” ujarnya, kemarin.

Memang tidak semua pedagang obat kuat menyediakan alat bantu seks. Tapi jika ada pelanggan yang mau membeli biasanya baru diadakan. “Kami tidak berani menyetok karena takut nggak cepat laku. Tapi jika ada pesanan dalam waktu singkat kami sediakan,” ucapnya.  Ahmad, pedagang obat di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengaku  rata-rata dalam satu minggu bisa menjual dua sampai tiga alat bantu seks. “Alat bantu seks paling banyak yang diminati wanita adalah getar atau vibrator dan yang ada mutiaranya,” ungkapnya, seraya menyebut pelanggannya tak hanya dari Jakarta, tapi asal Bogor, Bekasi, Tangerang dan daerah lainnya.

Abeng, penjaga toko obat kuat di Jl. Raya Cilincing, Jakarta Utara, mengatakan dalam sehari ia bisa mengantongi hasil penjualan Rp300 ribu – Rp500 ribu. “Penghasilan kita gak tentu, Mas. Kadang dapat lumayan tapi kadang kita gak dapat uang,” jelasnya.
Ia mengaku alat bantu seks yang dijual rata-rata buatan Jepang. Pasalnya, produk Jepang jauh lebih murah dari buatan negara lain. “Mutunya gak kalah dengan buatan Amerika.”K Kegemaran wanita penis ikat pinggang , harganya Rp350 ribu, Vibrator (penis maju mundur) Rp 350 ribu, dan penis buatan Jepang Rp300 ribu.

Sedangkan pria banyak memburu alat bantu seks seperti Vibrating (vagina bersuara) Rp375 ribu. Alat bantu berbentuk boneka kecil ini terbuat dari bahan karet yang sangat halus dan elastis. Untuk menggerakkannya, vibrating memiliki empat batere dan monitor untuk mengatur kecepatannya. Setelah beberapa menit di hidupkan vibrating akan megeluarkan suara wanita mendesah. “Biasanya mendengar suara itu pria akan semakin mudah mencapai puncaknya.”

Penjual alat Bantu seks dan obat kuat, mengaku tidak sulit mendapatkan barang dagangannya karena sudah mengahui tempat distributornya. Ada tiga tempat yang memang harganya sesuai kualitas barangnya. Yakni di daerah Pancoran Glodok atau di Kampung Melayu. “Beragam alat Bantu seks tersedia,  tergantung selera calon pelanggannya saja. Nggak susah kok belanja alat bantu seks itu. Tinggal telepon langsung dianterin kurirnya,” ujar Ahmad.

Semakin terbukanya arus informasi dan derasnya era keterbukaan dituding menjadi pemicu terjadinya pergeseran dalam penggunaan alat bantu seks. Dulu, alat bantu seks kebanyakan hanya dilakukan oleh kaum pria. Sekarang, kaum wanita juga ikut-ikutan menggunakannya,” cetus dr. Maswita.

Ia menilai, jika wanita ibu rumah tangga atau mahasiswi yang berperilaku seks seperti ini pasti memiliki masalah keharmonisan dan ketidaknyamanan kehidupan seks dalam rumah tangganya. Sehingga mereka merasa perlu menyalurkan hasrat lewat alat bantu.
Maswita yang menjabat sebagai Deputi Menko Kesra Bidang Pemberdayaan Perempuan ini menegaskan, pemerintah belum merasa terganggu dengan maraknya pemakaian alat bantu seks oleh ibu rumah tangga maupun mahasiswi ini.    “Karena hingga kini belum ada data resmi soal ini,” ucap Maswita saat dihubungi Pos Kota, Sabtu (3/4).

Ia melihat soal pemakaian alat bantu seks ini merupakan masalah pribadi dan belum masuk gejala sosial sehingga pemerintah  belum merasa perlu untuk  turun tangan.  Menurut seksolog Dr. Boyke Dian Nugraha, alat bantu seks biasanya dimanfaatkan oleh  janda atau wanita-wanita yang jauh dari suami untuk memenuhi hasrat seksnya.Jika saat ini tren penggunaannya sudah bergeser ke ibu rumah tangga atau mahasiswi, Boyke mengaku belum mendalaminya.“Kalau sekedar untuk variasi sih oke-oke saja, tapi itu bukan yang utama. Bisa juga untuk lucu-lucuan atau koleksi,” ujarnya.

Kemungkinan lainnya, kata dr. Boyke, adalah mereka ingin menghindari resiko penyakit kelamin. “Tetapi menggunakan alat bantu seks tetap ada resikonya juga lho. Kalau mahasiswi yang masih perawan bisa rusak selaput daranya,” ujarnya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sampai kini belum mengambil sikap tentang hukumnya menggunakan alat bantu seks. Sebab MUI  belum mengetahui alat bantu yang seks yang dimaksud yang dianggap bisa memberikan kepuasan seks bagi pemakainya.

“Ini memang sebuah masukan bagi MUI yang nantinya akan dibahas dalam pertemuan para ulama bagaimana hukumnya mereka yang menggunakan alat bantu seks,” tutur Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, di Jakarta, Sabtu.  Maruf menegaskan, pihaknya benar-banar belum mengetahui alat bantu seks yang dimaksud. “Saya baru mendengar mengenai masalah ini tapi ini sungguh masukan bagi kami,” tambah Ma’ruf yang juga anggota dewan pertimbangan presiden ini. (Pos Kota)

Bagaimana pendapat Anda menyikapi kenyataan pemenuhan hasrat seks dengan menggunakan alat bantu ini, sah-sah aja atau tidak wajar?

24 thoughts on “Wah Ternyata Wanita Merupakan Pemakai Terbanyak Alat Bantu Seks, Kenapa?

  1. Matur nuwun sanget jawaban ipun Mbak? Sampun kulo cobi…saged….Siang puniko wonten kantor? Mugi-mugi tansah pinaringan karaharjan…kulo ngantor mlebet dalu?

  2. Penyimpangan seksual, lebih baik dihindarkan! Pernah saya baca artikel, kalau pakai alat bantu mempercepat organisme, sehingga bila dilakukan dengan pasangan menjadi cepat berakhir, dampak yang tidak baik tentunya! Disamping kerusakan daripada alat vital!

  3. Alat bantu seks….di Glodog, Pinangsia…..tempatnya. Kalau untuk lucu-lucuan seperti kata Dr. Bokey boleh saja. Misalnya dijadikan assesories dan bukan dipamerkan.

  4. wew… artikel dalam halaman ini benar-benar digarap teliti, jeli, dan berbobot.. salut-salut… kalau urusan yang satu ini, kita memang tidak bisa memungkiri kemajuan teknologi dan kebudayaan yang terus menular dari luar negeri (yang maju) menuju dalam negeri kita tercinta. halnya dengan ini, sebenarnya masih perlu disampaikan adanya filter yang jelas bagi keberadaan alat-alat tersebut terkait dengan kesehatan maupun boleh tidaknya menurut ulama. bagaimanapun juga negara kita tentunya bukan kelas kambing yang hanya bisa mengikut tanpa dasar khan? semoga perkembangan selanjutnya dari hasil temu MUI disampaikan mb… salam,,,,

  5. Selamat siang ruang hati, pemakaian alat bantu seks sesuai kebutuhan bisa digunakan jika saja sikonnya memang memerlukan untuk itu , misalkan suami pelaut, janda, tetapi jika digunakan oleh wanita muda yg belum menikah ini tergolong penyimpangan, atau Ibu muda yang sedang berumah tangga ini termasuk penyimpangan juga kemungkinan hubungan yang tidak harmonis , jika digunakan untuk menambah rangsangan bagi yang figrid nah itu bisa sebagai obat penyembuh. Kesimpulannya : dapat dipergunakan sesuai dengan porsinya, trims.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s