
Potret guru seperti Oemar Bakri mungkin ada di sebuah lagu, namun saya yakin masih ada disela sela ribuan guru di negara kita yang benar-benar mengutamakan pengabdian dan dedikasi untuk para murid-muridnya. Bukan bermaksud membanding-bandingkan namun hanya sebuah penyegaran di ingatan kita siapa tau hal seperti ini kita masih jumpai.
Adalah seorang guru pelajaran Matematika di daratan Tiongkok yang sesungguhnya sedang sakit parah hingga mengharuskan dirinya diinfus karena sakitnya tersebut, namun masih bersikeras untuk tetap mengajar dikarenakan dia tidak ingin melihat anak didiknya tertinggal dalam pelajaran. Lagipun kondisi di sekolah tersebut tidak ada yang sanggup menggantikan beliau.

Kita tidak bisa berkata apa-apa melihat betapa kerasnya keinginan sang guru ini dalam mengajarkan ilmu yang dimilikinya pada anak didiknya hingga rela meredam rasa sakit yang dideritanya demi suatu hal yang dia anggap begitu penting bagi masa depan siswa yang merupakan generasi depan bangsa mereka. Saya jadi berpikir ditengah ketertinggalan kita dari bangsa-bangsa lain terutama dalam pembangunan sumber daya manusia, sosok seperti beliaulah yang kita butuhkan sekarang. (Ruanghati)

subhanallah… semoga di indonesia makin banyak guru seperti ini… gak sekedar demo2 minta gaji naik
salut buat para guru….mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa……..tanpa mengharapkan imbalan apapun…….
Guru sekarang banyak yang minta “tanda jasa” malah pake demo lagi …
Memang guru yang berdedikasi. Profesi guru memang berat. Profesi mereka memiliki indeks kebahagiaan kehidupan tertinggi. Yang lainnya adalah petani dan dokter
kebeningan hati seseorang seperti beliau, tanpa pamrih, pengorbanan… di jaman sekarang mungkin bisa di hitung dengan jari tangan…
akankah sosok seperti beliau akan “tumbuh” di masa yang akan datang?
mari kita tanyakan pada diri kita masing-masing.
karena, kejujuran adalah “sangu” hidup kita di “masa depan”.
andai aku bisa setulus itu…..akanku coba..krn akujg guru buat semua anak2 stemba
dahsyat!!!!!!
Itulah pengorbananmu guru… bila sudah bertekad, tak ada yg kau sebut pantas menghalangi citamu, mengantarkan anak didik menjadi manusia yang lebih baik darimu. Namun bagaimana dengan kalian para siswa? Yang masih suka mengacuhkan saat ia mengajar, namun tak suka jika ia memberi nilai sesuai ketidakmampuan kalian. Yang tak merasa bersalah ketika ujian melakukan kecurangan demi menutupi jalan kebodohan yg telah dipilih. Yg tak malu menjadikan sekolah hanya tempat untuk memamerkan diri dengan hal yg tak pantas…
Betapa beliau sanggup menutupi kekecewaannya…dan tetap bersabar… Love U Teacher
great teacher!!!!!!!
Guru adalah digugu dan ditiru ilmunya. Murid yang menghormati guru akan selalu mengingat jasa guru ketika dirinya sudah menjadi orang.
Salam sehat untuk sahabat ruang hati nurani berbagi.
Banyak orang yang salut melihat guru seperti Oemar Bakri….tapi coba tanyakan apakah mereka mau seperti Oemar Bakri ????!!!!! kebanyak kita hanya sebagai sekedar penonton saja….!!!!!, di satu sisi salut, tetapi di sisi yang lain menyepelekan profesi guru…….guru dianggap sebagai profesi murahan yang tidak menghasilkan….itulah potret mental bangsa Indonesia..
FAKTA MENGEJUTKAN MENGENAI YESUS !!!!TERNYATA YESUS ADALAH
http://www.penuai.wordpress.com
inilah pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenar-benarnya…
subhanallah
Bergetar haru sedih dan bangga kalo ada guru seperti itu di indonesia…salut salut salut
mengharukan
sungguh berat jln hidupnya
mungkin dia bisa bahagia dlm hati,karena dlmnya hati tak pernah ada yg tahu..
tiongkok tu negara komunis yaa…kepedulian nya pada anak orang lain sip!
semua kita adalah guru, guru untuk orang yang ada disekitar kita, emang sih kita tidak digaji dan gak ada yang peduli, semua blogger adalah guru, guru untuk anak, guru untuk istri, guru untuk adik, kakak, orang tua, mertua, semua kenalan, …. jadilah guru terbaik!
wah..wah..wah..
mengharukan sekali
wat guru-guru sedunia salut dwech..
dan dukung terus pendidikan yang bermutu!!!!!!!!!
GOOD,is the Best teacher. memang bener2 pahlawan tanpa tanda jasa
SaLuuutT dech Pak Guru,…
i love guru..coz budeku guru,,hehe
Guruku idolaku poko na mah 😀
mudah-mudahan kalo sayah jadi guru nanti, bisa berguna bagi murid dan negeri ini 🙂